Lapisan-Lapisan Nikmat Medan Par Par

Hujan di luar sana masih turun. Sabtu malam kali ini seakan ditaburi oleh rahmat di beberapa kota di Indonesia. Termasuk Medan, kota yang saya tinggali. Meskipun hujan, tidak masalah bagi saya untuk mendatangi kedai oleh-oleh Medan yang baru buka.

Medan Par Par, kedai kepemilkian Ustadzah Oki Setiana Dewi ini sudah membuat saya penasaran sejak Oktober kemarin. Par Par sendiri diambil dari bahasa Batak yang artinya berlipat ganda, atau bisa juga diartikan berlapis-lapis. Hal itu identik dengan jenis kue-kue yang di tawarkan di sini kebanyakan memiliki beberapa layer dalam satu jenis kue.
Antusias Warga Medan dalam Grand Opening Medan Par Par
Sesampainya saya di sana, sudah banyak warga Medan yang sudah tiba. Hujan di Sabtu malam sama sekali tidak menyurutkan antusias kami untuk menyambut bukanya kedai oleh-oleh yang satu ini. Kedai ini bisa kamu temui di Jalan Wahid Hasyim, tepatnya di nomor 60A/25. Jika kamu ada di Medan, silahkanlah mampir sebentar dan bawa pulang beberapa jenis kue yang dijajakan. 
Beberapa Food Blogger tampak penasaran dengan varian kue Medan Par Par

Bagi saya Medan Par Par termasuk kedai kue yang cukup lengkap. Di sana ada terjual berbagai kue, seperti Bolu Gulung dengan varian Blueberry Cheesse, Mocca Tiramisu, dan Durian Nugatine yang Medan banget. Ada juga Cake dengan varian Green Tea Darkness, Talas Chocolate, dan Creamy Cheesy. Aneka Puff juga ada dengan varian Heavy Original dan Olehloh yang terbuat dari talas.
Beberapa varian Medan Par Par
Heavy Original
Blueberry Cheese dan Mocca Tiramisu

Saya dan warga Medan juga berkesempatan mencicipi beberapa jenis kue bersama pemiliknya—Kak Oki. Ada Olehloh dan juga Talas Chocolate yang di sajikan kepada kami semua. Saya rasa semua orang menerima rasa kue ini dengan bagus, sebab tidak membutuhkan waktu lama untuk menghabiskan kue. Seperti warga yang duduk di samping saya ini benar-benar menikmati. Begitu juga Kak Oki sendiri juga lahap memakan dagangannya sendiri.

Suapan Olehloh pertama, kurasa topping greentea-nya sangatlah pas. Bagi orang yang tidak begitu suka dengan greentea saya rasa tidak masalah, sebab rasa greentea yang diberikan tidaklah berlebihan. Kemudian saya tusuk garpu di hadapan saya pada lapisan pertama, rasanya juga pas, tidak terlalu berlebih. Masuk ke lapisan terakhir, saya rasakan aroma talas menyeruak di mulut saya.

Selain dari talas, beberapa jenis kue di sini juga menggunakan kentang sebagai bahan utamanya. Saya rasa ini cocok buat kamu yang susah mengonsumsi karbohidrat dari nasi, cobalah alternatifnya memakan Medan Par Par. Lanjut di kue berikutnya, sama seperti topping greentea di kue sebelumnya, rasa Taro pada Talas Chocolate juga pas. Pastinya juga enak. Kalau boleh jujur, saya sangat suka rasa-rasa kue yang tidak berlebihan dan terlalu mencolok, tapi tetaplah nikmat. Setelah habis menikmati dua potong kue yang disajikan, saya benar-benar terasa kenyang. Bagi saya, ini bukan sekedar kudapan yang nikmat, tapi juga kudapan yang mengenyangkan.

Semakin malam acara pembukaan Medan Par Par semakin meriah. Pembawa acara yang sudah sangat terkenal di Medan itu membawa kita melupakan rintikan hujan di luar sana. Alvin Matondang namanya. Tidak lupa juga sesekali Bang Alvin mengajari Kak Oki beberapa cakap-cakap Medan. Tapi walaupun di luar sana hujan,  saya rasa itu tidak masalah. Semoga saja, Allah menurunkan rahmat-Nya agar kedai ini laris dikunjungi oleh orang yang sedang berada di Medan.
Kak Oki Setiana Dewi, pemilik Medan Par Par

Saya masih ingin mencicipi beberapa jenis kue lagi. Alhamdulillah masih dapat rezeki mendapatkan sekotak Creamy Cheessy. Buat saya yang penggemar keju rasanya jingkrak-jingkrak mendapati sekotak Medan Par Par dan bisa mencicipinya lagi. Saya buka dan  saya potong Creamy Chessy-nya, wah rasanya beneran enak. Walaupun namanya Creamy Cheessy tapi tetap ada topping cokelat di atasnya, dan tentunya cokelatnya tidak manis sekali, rasanya pas dan tentunya tidak pahit.

Lumeran keju sebagai pembatas antara lapisan satu dengan yang lainnya juga membuat lidahku menggoyang. Kejunya memang benar-benar creamy, sedikit gurih, dan lagi-lagi tidak berlebihan. Di setiap lapisannya juga terdapat cake beraroma kentang yang lagi-lagi rasanya nikmat. Belum lagi rasa kentangnya yang begitu pas disetiap saya menggigit potongan kuenya.

Sungguh, Medan Par Par membuat saya ketagihan. Kamu tidak akan puas jika hanya membawa pulang satu kotak, pokoknya harus lebih satu. Mengingat lagi kapasitas orang di rumahmu juga banyak, jadi coba perhitungkanlah baik-baik. Pilihlah varian rasa yang sesuai selera kamu. Udah gitu, rasa manis kuenya yang pas juga sangat direkomendasikan sekali buat kamu yang suka mengeluh giginya sakit karena memakan kue yang manis. Buat kamu yang takut menderita diabetes juga tidak masalah memakannya. Oh iya, buat kamu yang sedang malas makan atau mungkin mood-mu sedang buruk juga bisa icip-icip Medan Par Par, karena kue yang meraka jual mengenyangkan.

Coba intip-intip dulu Instagram-nya di medanparpar atau juga Facebook-nya @medanparpar. Jangan lupa ikuti cuitannya di Twitter @medanparpar, dan kalau kamu masih bingung bisa saja tanya-tanya via Whatsapp 0812 7773 9000 atau telepon ke (061) – 88741839. Oh iya, untuk urusan harga saya rasa cukup terjangkau dengan kisaran Rp 65.000 - Rp 75.000.

Hingga akhir acara, hujan di luar sana masih merintikkan dirinya. Namun kami tidak masalah, sebab kami masih tetap menunggu di Kedai Kue Kekinian. Pembicaraan kami sesama warga Medan tetaplah hangat membicarakan apa saja kejadian menarik sepekan dan ditemani setiap lapisan-lapisan nikmat Medan Par Par.

14 komentar:

  1. kalau saya sih, suka pastry-nya yang rasa coklat..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekali-sekali cobain juga Creamy Cheessy-nya juga bang :)

      Hapus
  2. Boleh lah kapan2 kalo ke medan mampir ke situ ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh banget, sekalian kemek aku ya :)

      Hapus
  3. kalau aku tergoda sama kuenya yang talas itu apa namanya yaa soalnya aku lupa juga..
    aseli kangenin kali d lidah rasanya itu lagiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang dari talas ada Olehloh sama Talas Chocolate bang Fajar

      Hapus
  4. enak-anek kayaknya kuehnya :D

    BalasHapus
  5. Wah, aku juga udah pernah ngerasainya nih, mantep rasanya enak kalilah pokoknyaMedan Par Par

    BalasHapus
  6. paling suka rasa yang ada talasnya itu..
    melumer dan lembut ketika di makan sih

    BalasHapus
  7. Warna biru dongker dan putihnya ekslusif banget, rasa cakenya ajibbbb.

    BalasHapus
  8. Ntahlah... Terlalu banyak kue2 artis ini, walopun namanya beda, tp ntah kenapa sama semua rasanya :D. Apalagi ini bolu2an ya mas.. Bolu meranti yg hits aja aku ga pernah doyan hahaha.. Toko bakery papaku di medanpun, aku jrg mau kalo cakenya.. Nah tapi kalo roti baru suka :D

    Wahh alvin yg jd mc nya yaa.. Dia memang berbakat sih :) ..lucu bgt pula hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ga cuman bolu aja, Mbak, ada varian cake dan juga puff-nya :)

      Hapus
  9. Kok geli sendiri ya pas baca bagian... Kak Oki sendiri juga lahap memakan dagangannya sendiri.�� �� ��

    So dari sekian variasi medan par par, which is your favourite?

    Btw, Nikmal sering baca novel or cerpen ya? Story telling nya renyah
    ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau favorit sih Creamy Cheessy kak. Untuk soal sering baca dulu sih sering, sekarang udah agak jarang, hehe :)

      Hapus